Magang vs Tokutei Ginou — Mana yang Cocok untuk Kamu?
Bukan soal mana yang “lebih baik”. Tapi mana yang cocok untuk situasi kamu saat ini.
Bukan “Mana yang Lebih Baik” — Tapi “Mana yang Cocok”
Banyak orang bertanya “lebih bagus Magang atau TG?” Jawabannya: tergantung situasi kamu. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Ini pendapat jujur dari kami yang sudah mengirim 1,000+ orang ke Jepang. Bukan marketing, tapi fakta dari pengalaman nyata.
Perbandingan Jujur
| Magang (技能実習) | Tokutei Ginou (特定技能) | |
|---|---|---|
| Gaji | ¥150,000–200,000 tergantung lowongan |
¥170,000–250,000 tergantung lowongan |
| Syarat bahasa | Tidak perlu ujian | Harus lulus JFT-Basic + SSW Test |
| Lama kerja | 3–5 tahun | 5 tahun (TG1), bisa lanjut TG2 jika lulus ujian |
| Pindah perusahaan | Tidak bisa | Bisa (bidang yang sama), tapi hati-hati |
| Support di Jepang | Sangat kuat SO & perusahaan wajib support |
Berbeda-beda tergantung TSK dan perusahaan |
| Tempat tinggal | Disediakan perusahaan | Tergantung — ada yang disediakan, ada yang cari sendiri |
| Sifat program | “Pelatihan/研修” bukan murni kerja |
“Kerja penuh” ekspektasi lebih tinggi |
Pendapat Jujur dari Ken Ito
💰 “Gaji TG lebih tinggi” — Tidak selalu benar
Gaji ditentukan per lowongan, bukan per jenis visa. Ada Magang dengan gaji tinggi, ada TG dengan gaji rendah. Magang cenderung lebih murah karena kandidat tetap mau meskipun gaji minimum — bukan karena sistemnya membayar lebih rendah. Sebaliknya, TG bidang pengolahan makanan misalnya — kandidat dari Indonesia sangat banyak, jadi perusahaan tidak perlu naikkan gaji untuk dapat orang. Jangan tertipu angka rata-rata. Selalu cek detail lowongan yang kamu lamar.
🛡 Support di Jepang: Perbedaan Terbesar
Magang itu lebih mirip “pelatihan” daripada “kerja”. Karena itu, support dari Jepang sangat kuat — SO dan perusahaan wajib mendampingi kamu. Kalau ada masalah, ada yang bantu.
Di TG, situasinya berbeda. Karena banyak kandidat TG adalah mantan pelajar yang sudah tinggal di Jepang, perusahaan mengharapkan kamu bisa mengurus diri sendiri. Tempat tinggal kadang harus cari sendiri. Dan yang paling penting: support dari TSK (登録支援機関) sangat bervariasi. Terutama kalau TSK dan sending organization berkomunikasi lewat staf Indonesia ke staf Indonesia — sering terjadi miskomunikasi dan kesalahan.
📋 Soal Pindah Perusahaan di TG — Hati-hati
Banyak yang tertarik TG karena bisa pindah perusahaan. Ini memang kelebihan besar. Tapi kenyataannya: kalau kamu pindah sekali (kecuali perusahaannya memang sangat buruk), pindah kedua kalinya jadi sangat sulit.
Kenapa? Karena perusahaan Jepang tidak mau mempekerjakan orang yang cepat berpindah. Ini bukan hanya untuk orang asing — orang Jepang juga diperlakukan sama di dunia kerja Jepang. Jadi, pikir matang-matang sebelum memutuskan pindah.
🎯 Rekomendasi Kami: Lulus JFT Dulu, Baru Pilih
Banyak siswa kami yang punya JFT A2 dan SSW, tapi tetap memilih Magang kalau ada lowongan bagus. Kenapa? Karena total waktu kerja di Jepang jadi lebih panjang. TG1 maksimal 5 tahun, dan untuk lanjut ke TG2 harus lulus ujian yang tidak mudah. Sedangkan Magang 3–5 tahun, lalu bisa lanjut TG — totalnya bisa 8–10 tahun lebih.
Yang paling penting: kerja di Magang dan TG isinya hampir sama. Tapi kalau kamu tidak bisa bahasa Jepang, mau Magang atau TG tetap akan susah — karena kamu harus berkomunikasi dengan rekan kerja Jepang setiap hari. Kalau tidak bisa, kerja jadi berat, membosankan, dan rawan masalah.
Saran kami: fokus lulus JFT A2 dulu. Setelah itu, lihat lowongan yang tersedia dan pilih yang terbaik — mau Magang atau TG.
Masih Bingung Pilih Mana?
Ceritakan situasimu, kami bantu pilihkan yang tepat. Gratis.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Mana yang gajinya lebih tinggi?
Tergantung lowongan, bukan tergantung jenis visa. Ada Magang dengan gaji tinggi dan TG dengan gaji rendah. Selalu cek detail lowongan yang kamu lamar.
Saya pemula total, harus pilih mana?
Fokus lulus JFT A2 dulu. Setelah itu, pilih lowongan terbaik yang tersedia — bisa Magang atau TG. Tapi kalau belum pernah ke Jepang, Magang biasanya lebih aman karena support-nya lebih kuat.
Kalau sudah selesai Magang, bisa lanjut TG?
Bisa! Dan ini jalur yang kami paling rekomendasikan. Banyak alumni Magang kami yang lanjut ke TG dengan posisi dan pengalaman yang lebih baik.
Apakah benar TG bisa pindah perusahaan kapan saja?
Secara aturan, bisa. Tapi secara praktik, kalau kamu sudah pindah sekali, perusahaan Jepang akan ragu mempekerjakan kamu lagi. Ini berlaku untuk semua pekerja di Jepang, bukan hanya orang asing.